Pekanbaru||www.pta-pekanbaru.go.id

Jum’at, 14 Agustus 2026, agenda kegiatan di Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru diawali dengan Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi yang dilaksanakan di Ruang H. Busthanul Arifin PTA Pekanbaru. Kegiatan tersebut diikuti oleh Ketua PTA Pekanbaru Dr. H. M. Sutomo, S.H., M.H., Wakil Ketua H. Syaifuddin, S.H., M.Hum., Panitera Drs. Fakhrurazi, M.H., Sekretaris Dr. Irsyadi, S.Ag., M.Ag., serta seluruh personel PTA Pekanbaru.

Sosialisasi diawali dengan pemaparan oleh Ketua PTA Pekanbaru, Dr. H. M. Sutomo, S.H., M.H. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa materi mengenai pengendalian gratifikasi sebelumnya telah beberapa kali disosialisasikan. Namun demikian, penguatan pemahaman mengenai gratifikasi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar seluruh aparatur memiliki persepsi dan pemahaman yang sama serta mampu menerapkannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Ketua PTA Pekanbaru menekankan pentingnya memahami perbedaan antara hadiah, gratifikasi, gratifikasi yang dilarang, suap, dan pemerasan. Pemahaman tersebut diperlukan agar setiap aparatur dapat mengenali bentuk-bentuk pemberian yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan maupun memengaruhi independensi dan objektivitas dalam melaksanakan tugas.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pengendalian gratifikasi merupakan bagian penting dalam membangun budaya kerja yang berintegritas. Setiap aparatur diharapkan mampu menjaga diri, menghindari pemberian yang berhubungan dengan jabatan atau pelaksanaan tugas, serta melaporkan setiap pemberian yang termasuk dalam kategori gratifikasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh aparatur PTA Pekanbaru semakin memahami ketentuan mengenai gratifikasi dan memiliki komitmen yang kuat untuk mencegah terjadinya praktik-praktik yang dapat mengarah pada korupsi, kolusi, dan nepotisme. Dengan demikian, integritas, transparansi, akuntabilitas, serta profesionalisme dapat terus diperkuat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan baik dan menjadi momentum untuk kembali mengingatkan seluruh personel PTA Pekanbaru bahwa integritas merupakan tanggung jawab bersama dan harus diwujudkan melalui sikap serta perilaku dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.