
Tembilahan – Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan wawasan mahasiswa terhadap praktik peradilan, Pengadilan Agama (PA) Tembilahan melaksanakan program pendampingan (mentoring) bagi sembilan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau di Ruang Serbaguna PA Tembilahan, Jumat (3/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris PA Tembilahan Maini Asniar, S.H.I., Kasubbag Kepegawaian dan Ortala Yedi Purwanto, S.H., serta dipandu oleh Hakim PA Tembilahan Nasihin, S.Sy., sebagai mentor.
Kegiatan mentoring dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, serta berbagi pengalaman praktik peradilan oleh mentor sehingga mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pelaksanaan tugas di lingkungan Pengadilan Agama.

Program mentoring ini merupakan bagian dari rangkaian Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang bertujuan memberikan pembekalan kepada mahasiswa mengenai tugas dan fungsi lembaga peradilan agama, sekaligus memperkaya pengalaman praktis yang tidak diperoleh di bangku perkuliahan.
Dalam penyampaiannya, Nasihin, S.Sy. memberikan materi mengenai mekanisme penyelenggaraan peradilan agama, mulai dari administrasi perkara, proses persidangan, pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan, hingga pentingnya menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan etika sebagai insan peradilan.
Selain menerima materi, para mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi secara interaktif mengenai praktik kerja di lingkungan Pengadilan Agama Tembilahan. Melalui sesi tersebut, mahasiswa dapat memperdalam pemahaman mengenai penerapan teori hukum dalam praktik serta mengetahui tantangan dan tanggung jawab aparatur peradilan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Sekretaris PA Tembilahan Maini Asniar, S.H.I. menyampaikan bahwa program PKL menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal secara langsung budaya kerja di lingkungan peradilan, sehingga diharapkan mampu menambah wawasan dan pengalaman sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Senada dengan itu, Kasubbag Kepegawaian dan Ortala Yedi Purwanto, S.H. mengajak para mahasiswa memanfaatkan kesempatan PKL dengan sebaik-baiknya untuk belajar, membangun kedisiplinan, serta memahami nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara, khususnya integritas, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ketua Pengadilan Agama Tembilahan, Ahmad Syafruddin, S.H.I., M.H., berharap kegiatan mentoring ini mampu memberikan bekal pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat bagi para mahasiswa selama menjalani Praktik Kerja Lapangan.
"Kami berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya, menambah wawasan, serta membangun karakter yang berintegritas, disiplin, dan profesional sebagai bekal dalam memasuki dunia kerja, khususnya di bidang hukum dan peradilan," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pengadilan Agama Tembilahan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui program Praktik Kerja Lapangan. Sinergi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi diharapkan mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kompetensi, integritas, serta kesiapan menghadapi tantangan di dunia kerja.

Website Mahkamah Agung Republik Indonesia
Website Badilag
Website Pengadilan Tinggi Pekanbaru
Website Kejaksaan Tinggi Riau
Website Pemeritah Provinsi Riau
JDIH Mahkamah Agung
SIWAS Mahkamah Agung
Portal LIPA PTA Pekanbaru

