
Tembilahan – Pengadilan Agama (PA) Tembilahan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan literasi hukum melalui program Pengadilan Agama Ramah Pendidikan dengan menyambut 9 orang mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau pada Rabu (01/07/2026). Kegiatan penyambutan yang berlangsung di Ruang Wakil Ketua Pengadilan Agama Tembilahan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Tembilahan, Fahrurrozi, S.H.I., M.H., serta dihadiri oleh Panitera, Sekretaris, dan para pejabat struktural maupun fungsional.

Sebanyak 9 mahasiswa tersebut akan melaksanakan Praktik Kerja Lapangan selama 2 (dua) bulan di Pengadilan Agama Tembilahan, yang terdiri atas 7 mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga dan 2 mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara. Melalui program ini, para mahasiswa akan memperoleh pengalaman langsung mengenai penyelenggaraan peradilan agama sebagai implementasi dari ilmu yang diperoleh selama perkuliahan.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Pengadilan Agama Tembilahan menyampaikan bahwa Praktik Kerja Lapangan merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami secara nyata pelaksanaan tugas dan fungsi lembaga peradilan. Selain memperoleh pengalaman praktis, mahasiswa juga diharapkan mampu memahami budaya kerja aparatur peradilan yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, akuntabilitas, serta pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan.
"Pengadilan Agama Tembilahan berkomitmen menjadi Pengadilan Agama Ramah Pendidikan dengan membuka ruang pembelajaran bagi mahasiswa. Kami berharap selama menjalani Praktik Kerja Lapangan, adik-adik mahasiswa dapat memperoleh pengalaman yang bermanfaat, meningkatkan kompetensi, serta memahami nilai-nilai integritas, profesionalisme, dan pelayanan prima yang menjadi budaya kerja aparatur peradilan," ujar Fahrurrozi, S.H.I., M.H.
Beliau juga mengajak seluruh mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya melalui sikap disiplin, aktif, bertanggung jawab, serta menjunjung tinggi etika akademik dan etika profesi. Menurutnya, pengalaman belajar di lingkungan peradilan akan menjadi bekal berharga dalam membangun kompetensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
Selama menjalani PKL, para mahasiswa akan mempelajari berbagai aspek penyelenggaraan peradilan, mulai dari administrasi kepaniteraan, administrasi kesekretariatan, pelayanan pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), pengelolaan perkara berbasis teknologi informasi, pelayanan informasi publik, hingga mengamati secara langsung jalannya proses persidangan sesuai dengan ketentuan hukum acara yang berlaku. Melalui pembelajaran tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menghubungkan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik penyelenggaraan peradilan secara komprehensif.
Program PKL ini merupakan implementasi nyata komitmen Pengadilan Agama Tembilahan dalam mewujudkan Pengadilan Agama Ramah Pendidikan, yaitu pengadilan yang tidak hanya memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis perguruan tinggi dalam mendukung pembelajaran, penelitian, pengembangan kompetensi, serta peningkatan literasi hukum bagi generasi muda.
Melalui sinergi yang terjalin dengan UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Pengadilan Agama Tembilahan berharap program PKL ini mampu melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, pengalaman praktis, integritas, dan profesionalisme yang tinggi. Kolaborasi antara lembaga peradilan dan perguruan tinggi ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, serta memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai sistem peradilan di Indonesia.

Website Mahkamah Agung Republik Indonesia
Website Badilag
Website Pengadilan Tinggi Pekanbaru
Website Kejaksaan Tinggi Riau
Website Pemeritah Provinsi Riau
JDIH Mahkamah Agung
SIWAS Mahkamah Agung
Portal LIPA PTA Pekanbaru

