
Tembilahan – Wakil Ketua Pengadilan Agama Tembilahan Saiful Rahman, S.H.I.,M.H mengikuti Dialog Yudisial antara Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia dengan the Federal Circuit and Family Court of Australia (FCFCOA) yang digelar secara daring di ruang Media Center Pengadilan Agama Tembilahan, Jum`at 21 Februari 2025.

Acara dimulai tepat Pukul 08.00 s.d. 11.30 WIB diikuti oleh Ketua Mahkamah Syar’iyah Aceh, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Seluruh Indonesia, Ketua Mahkamah Syar’iyah, Ketua Pengadilan Agama Seluruh Indonesia.
Dialog Yudisial antara the Federal Circuit and Family Court of Australia (FCFCOA) dan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia secara daring dengan tema “Penerapan Prinsip Kepentingan Terbaik bagi Anak dalam Perkara Dispensasi Kawin”. Adapun narasumber pada kegiatan ini adalah Narasumber : YM. Dr. H. Yasardin, S.H., M.H. (Ketua Kamar Agama MARI) , The Hon. DCJ Patrizia Mercuri (Wakil Ketua FCFCOA) , Drs. H. Muchlis, S.H., M.H. (Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama MA RI) , The Hon. Justice Liz Boyle (Hakim Agung FCFCOA) , Dr. Ir. Pribudiarta Nur Sitepu, MM.(Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak KemenPPPA) serta Drs. H. Wahyu Widiana, M.A (Penasehat Senior AIPJ2).
Pada kesempatan ini Ditjen Badilag MARI yang disampaikan oleh Sutarno, S.I.P., M.M (Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama) mempresentasikan tentang penanganan perkara dispensasi kawin diantaranya :
• Jumlah permohonan dispensasi kawin yang diterima dan diputus dari tahun 2024.
• Alasan diajukannya dispensasi kawin
• Jenis kelamin anak yang dimohonkan dispensasi kawin (perempuan dan laki-laki)
• Usia anak yang dimohonkan dispensasi kawin (perempuan dan laki-laki)
• Pendidikan anak yang dimohonkan dispensasi kawin (perempuan dan laki-laki)
Kemudian acara dilanjutkan dengan Presentasi mengenai Laporan Perlindungan Anak dalam Permohonan Dispensasi Kawin, Deputi Perlindungan Hak Anak KemenPPPA, Dr. Ir. Pribudiarta Nur Sitepu, M.M. Dan tanggapan dari dari FCFCOA, Kementerian PPN/Bappenas, dan Yayasan PEKKA. Dan diakhiri dengan tanya jawab serta Kesimpulan.

Website Mahkamah Agung Republik Indonesia
Website Badilag
Website Pengadilan Tinggi Pekanbaru
Website Kejaksaan Tinggi Riau
Website Pemeritah Provinsi Riau
JDIH Mahkamah Agung
SIWAS Mahkamah Agung
Portal LIPA PTA Pekanbaru

