Tembilahan – Ketua Pengadilan Tinggi Agama (KPTA) Pekanbaru memberikan pembinaan kepada seluruh aparatur Pengadilan Agama (PA) Tembilahan Kelas IB pada Kamis, 1 Oktober 2026, bertempat di Ruang Sidang Umar Bin Khattab PA Tembilahan. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat, komitmen, dan kinerja aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan.

Kegiatan pembinaan tersebut turut dihadiri oleh PP Tinggi dan Kasubbag Perencanaan Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru, serta Ketua PA Tembilahan, Wakil Ketua, para hakim, Panitera, Sekretaris, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh aparatur PA Tembilahan.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua PA Tembilahan menyampaikan ekspose terkait perkembangan dan capaian kinerja satuan kerja. Berbagai capaian yang dipaparkan meliputi penanganan perkara, kinerja mediasi, kualitas pelayanan publik, pengawasan, pembinaan, serta komitmen PA Tembilahan dalam pembangunan Zona Integritas.

Ketua PA Tembilahan menyampaikan bahwa berbagai capaian yang telah diraih merupakan hasil kerja bersama seluruh aparatur. Semangat kebersamaan, kerja keras, dan komitmen menjadi kekuatan dalam mendorong peningkatan kinerja satuan kerja.

Dalam penanganan perkara, PA Tembilahan menghadapi tantangan geografis karena sebagian besar wilayah Kabupaten Indragiri Hilir merupakan wilayah perairan. Berdasarkan ekspose yang disampaikan, jumlah perkara yang ditangani telah mencapai lebih dari 1.500 perkara dan diproyeksikan dapat menembus angka 1.600 perkara hingga akhir tahun 2026. Kondisi tersebut tidak menyurutkan komitmen PA Tembilahan dalam memberikan akses keadilan kepada masyarakat.

Pada bidang mediasi, PA Tembilahan juga mencatat capaian positif. Dari 29 perkara yang dimediasi, sebanyak 28 perkara berhasil, sementara satu perkara tidak berhasil. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam ekspose, capaian tersebut menempatkan PA Tembilahan pada peringkat pertama dalam kinerja mediasi di wilayah PTA Riau pada periode tersebut.

Sementara itu, dalam bidang pelayanan publik, PA Tembilahan terus berupaya menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan. Data yang dipaparkan menunjukkan terdapat 302 responden survei, dengan indeks kepuasan masyarakat sebesar 3,86 dan indeks persepsi anti-korupsi sebesar 3,93. Capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen PA Tembilahan dalam mewujudkan pelayanan yang berkualitas serta bebas dari gratifikasi, korupsi, dan pungutan liar.

Dari sisi pengawasan dan pembinaan, PA Tembilahan juga menyampaikan bahwa pengawasan daerah, pengawasan bidang, dan pembinaan daerah telah dituntaskan. Hal tersebut menjadi bagian dari kesiapan satuan kerja untuk terus meningkatkan tata kelola dan kualitas pelayanan peradilan.

Dalam pembinaannya, KPTA Pekanbaru memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh aparatur PA Tembilahan agar terus meningkatkan kinerja serta tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang telah diraih. Seluruh aparatur didorong untuk mempertahankan hal-hal yang sudah baik, melakukan perbaikan terhadap kekurangan, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pembinaan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen PA Tembilahan dalam pembangunan Zona Integritas serta mewujudkan tata kelola peradilan yang profesional, berintegritas, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ketua PA Tembilahan menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap arahan dan masukan dari KPTA Pekanbaru mengenai hal-hal yang perlu diperbaiki, ditingkatkan, maupun dipertahankan. Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen PA Tembilahan untuk terus bertransformasi dan memberikan kinerja yang lebih baik.

Kegiatan pembinaan KPTA Pekanbaru di PA Tembilahan diharapkan dapat menjadi energi positif bagi seluruh aparatur untuk semakin meningkatkan semangat kerja, memperkuat integritas, menjaga kekompakan, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus berbenah, PA Tembilahan bertekad mempertahankan berbagai capaian yang telah diraih sekaligus meningkatkan kinerja menuju Pengadilan Agama yang semakin profesional, modern, berintegritas, dan terpercaya.