berita rengat 2b1533e9 356e 41c8 94ac 5fb653d24eca

Rengat, 30 September 2026 – Pengadilan Agama Rengat terus berkomitmen membangun aparatur yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga memiliki landasan keimanan, akhlak, dan integritas yang kuat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Mental (Bimtal) yang rutin dilaksanakan setiap akhir bulan setelah salat Asar, sebagai bagian dari pembinaan rohani bagi keluarga besar Pengadilan Agama Rengat.

Kegiatan Bimtal kali ini disampaikan oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Rengat, Khoirul Huda, S.Ag., S.H., M.H., dengan mengangkat pentingnya menjaga integritas, menunaikan amanah, serta menanamkan keikhlasan dalam bekerja. Pembinaan ini menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh aparatur bahwa tugas dan tanggung jawab yang diemban bukan sekadar rutinitas pekerjaan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan kesungguhan.

Dalam pembinaan tersebut, nilai-nilai keagamaan menjadi landasan penting dalam membentuk karakter aparatur yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Setiap pekerjaan hendaknya dilaksanakan dengan niat yang baik, berpedoman pada aturan yang berlaku, serta senantiasa mengedepankan kejujuran dan etika. Dengan demikian, integritas tidak hanya tercermin melalui hasil pekerjaan, tetapi juga melalui proses dan sikap dalam menjalankan setiap amanah.

Wakil Ketua PA Rengat juga menjadi bagian penting dalam mengingatkan bahwa penguatan mental dan spiritual perlu dilakukan secara berkelanjutan. Di tengah berbagai tuntutan pekerjaan, aparatur diharapkan tetap mampu menjaga keseimbangan antara profesionalisme dan nilai-nilai moral, sehingga setiap tanggung jawab dapat dilaksanakan secara optimal tanpa mengabaikan prinsip kejujuran, kedisiplinan, dan ketulusan dalam pengabdian.

Pelaksanaan Bimtal setelah salat Asar memberikan ruang bagi seluruh aparatur untuk sejenak merefleksikan diri, memperkuat keimanan, serta mengevaluasi sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan di lingkungan Pengadilan Agama Rengat, sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis, religius, dan kondusif.

Pembinaan mental dan spiritual juga memiliki keterkaitan erat dengan pelaksanaan tugas peradilan. Sebagai bagian dari lembaga yang memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan, setiap aparatur dituntut untuk menjaga etika, memberikan pelayanan secara profesional, serta menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Kekuatan spiritual diharapkan dapat menjadi pengingat untuk senantiasa bekerja dengan penuh tanggung jawab dan menghindari tindakan yang bertentangan dengan aturan maupun nilai moral.

Melalui kegiatan Bimtal yang dilaksanakan secara rutin setiap akhir bulan, Pengadilan Agama Rengat berharap nilai-nilai keimanan, keikhlasan, dan integritas semakin tertanam dalam diri seluruh aparatur. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian kinerja, tetapi juga berlandaskan akhlak mulia dan tanggung jawab dalam pengabdian.

Dengan konsistensi dalam melaksanakan pembinaan mental dan spiritual, Pengadilan Agama Rengat terus mendorong terwujudnya aparatur yang berkarakter, berintegritas, dan profesional. Semangat tersebut diharapkan dapat tercermin dalam setiap pelaksanaan tugas serta menjadi fondasi dalam memberikan pelayanan peradilan yang berkualitas, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat pencari keadilan.