Tembilahan – Aktivitas pelayanan dan persidangan di Pengadilan Agama (PA) Tembilahan berlangsung cukup padat pada Rabu pagi (26/08/2026). Kondisi tersebut terlihat dari banyaknya masyarakat yang hadir untuk mengikuti persidangan maupun memperoleh berbagai layanan di lingkungan PA Tembilahan. Kepadatan aktivitas mulai terlihat sekitar pukul 08.52 WIB.

Di tengah ramainya aktivitas masyarakat, petugas keamanan (satpam) PA Tembilahan turut mengambil peran dalam menjaga ketertiban dan kelancaran pelayanan. Petugas membantu mengatur antrean, mengarahkan masyarakat, serta memberikan informasi awal mengenai lokasi dan alur pelayanan yang harus dilalui oleh pengunjung.

Selain petugas keamanan, mahasiswa yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di PA Tembilahan juga turut membantu mengarahkan masyarakat. Keterlibatan mahasiswa tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran pelayanan sekaligus menjadi bagian dari proses pembelajaran secara langsung di lingkungan peradilan agama.

Mahasiswa PKL tampak mendampingi sejumlah pengunjung yang membutuhkan informasi mengenai proses pelayanan maupun persidangan. Dengan arahan dari petugas, mahasiswa membantu memberikan informasi awal dan mengarahkan masyarakat sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Keterlibatan satpam dan mahasiswa PKL menjadi penting di tengah tingginya aktivitas masyarakat pada pagi hari tersebut. Melalui koordinasi antara petugas keamanan dan mahasiswa PKL, masyarakat dapat memperoleh arahan mengenai antrean, lokasi pelayanan, serta alur yang perlu ditempuh sehingga situasi di lingkungan pelayanan tetap tertib dan kondusif.

Bagi mahasiswa PKL, keterlibatan dalam membantu pelayanan masyarakat juga memberikan pengalaman praktis mengenai tata kerja dan pelayanan administrasi di lingkungan PA Tembilahan. Mereka dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, khususnya dalam aspek pelayanan publik dan komunikasi dengan masyarakat.

Selain itu, pengalaman tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami secara langsung dinamika aktivitas di lingkungan peradilan agama, termasuk bagaimana pelayanan kepada masyarakat tetap dilaksanakan secara tertib meskipun jumlah pengunjung cukup ramai.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelayanan masyarakat di PA Tembilahan tidak hanya membutuhkan kesiapan petugas dalam menjalankan tugas masing-masing, tetapi juga koordinasi yang baik di lapangan. Dengan dukungan petugas keamanan dan mahasiswa PKL, aktivitas pelayanan dan persidangan pada pagi hari dapat berlangsung secara lebih terarah, tertib, dan kondusif.