Tembilahan, Senin (24/08/2026) – Pengadilan Agama (PA) Tembilahan melaksanakan apel Senin pagi di halaman upacara PA Tembilahan, Senin (24/08/2026). Bertindak selaku Pembina Apel, Wakil Ketua PA Tembilahan, Fahrurrozi, S.H.I., M.H., menyampaikan sejumlah arahan kepada seluruh peserta sebagai bekal dalam menjalankan tugas dan kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para Hakim, Panitera, Sekretaris, para Panitera Muda, para Kepala Subbagian (Kasubbag), Jurusita/Jurusita Pengganti, para staf, petugas Posbakum, tenaga outsourcing, mahasiswa PKL, serta siswi PKL di lingkungan PA Tembilahan.

Dalam arahannya, Wakil Ketua mengajak seluruh aparatur menjadikan momentum peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai sarana untuk melakukan introspeksi diri, khususnya dalam melihat sejauh mana nilai-nilai agama telah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, peringatan tersebut hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pengamalan ajaran agama.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW meninggalkan pedoman bagi umat Islam berupa Al-Qur’an dan hadis yang hendaknya dijadikan pegangan dalam menjalani kehidupan. Oleh karena itu, seluruh umat Islam diingatkan untuk tidak hanya memiliki Al-Qur’an, tetapi juga membacanya dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam konteks kehidupan di lingkungan kerja, Fahrurrozi menekankan pentingnya membangun hubungan yang baik dengan sesama. Nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga tutur kata, membantu rekan yang mengalami kesulitan, serta tidak bersikap egois terhadap lingkungan sekitar.

Ia juga mengingatkan agar seluruh aparatur dapat menunjukkan keteladanan sebagai bagian dari keluarga besar Pengadilan Agama. Nilai-nilai keislaman, menurut arahan tersebut, hendaknya tercermin dalam perilaku sehari-hari, baik dalam hubungan dengan rekan kerja maupun dalam kehidupan keluarga dan masyarakat.

Selain itu, sikap saling membantu dan memberikan dukungan kepada rekan yang sedang menghadapi kesulitan juga menjadi perhatian. Lingkungan kerja diharapkan tidak hanya menjadi tempat menjalankan tugas, tetapi juga ruang untuk membangun kebersamaan dan kepedulian antarsesama.

Menutup arahannya, Wakil Ketua mengajak seluruh aparatur untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai bagian dari pelaksanaan tugas. Bekerja dengan penuh tanggung jawab, memberikan pelayanan dengan baik, serta menunjukkan kepedulian terhadap sesama merupakan bentuk pengamalan nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian apel kemudian diakhiri dengan doa bersama. Dalam doa tersebut, dipanjatkan permohonan agar seluruh aparatur diberikan kekuatan, keimanan, kesabaran, keikhlasan, serta kemudahan dalam melaksanakan tugas sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Melalui apel Senin pagi ini, PA Tembilahan diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan kedisiplinan dalam pelaksanaan tugas, tetapi juga membangun karakter aparatur yang berintegritas, bertanggung jawab, peduli terhadap sesama, serta mampu menjadi teladan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.