Tembilahan – Pengadilan Agama Tembilahan melaksanakan Rapat Umum dan Rapat Zona Integritas (ZI) pada Selasa, 04 Agustus 2026, bertempat di Ruang Serbaguna Pengadilan Agama Tembilahan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, Hakim-Hakim, Panitera, Sekretaris, Para Panitera Muda, Para Kasubbag, Jurusita/Jurusita Pengganti, serta para staf Pengadilan Agama Tembilahan.

Rapat umum dilaksanakan sebagai forum koordinasi dan evaluasi bersama untuk membahas perkembangan pelaksanaan tugas pada masing-masing bagian di lingkungan Pengadilan Agama Tembilahan. Dalam kesempatan tersebut, dibahas berbagai progres pekerjaan, kendala yang dihadapi, serta sejumlah pekerjaan yang perlu segera ditindaklanjuti agar pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.

Pada bidang kesekretariatan, Sekretaris Pengadilan Agama Tembilahan, Nur Syahidi, S.H.I., M.H., menyampaikan sejumlah hal terkait evaluasi pelaksanaan tugas pada bagian umum dan keuangan, kepegawaian, serta perencanaan, teknologi informasi, dan pelaporan. Berbagai pekerjaan yang masih menjadi tanggung jawab masing-masing bagian diharapkan dapat segera dikoordinasikan dan diselesaikan dengan baik.

Dalam bidang keuangan, turut dibahas proses transisi penggunaan aplikasi keuangan yang berdampak pada pelaksanaan administrasi dan transaksi. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dan pemahaman bersama agar proses administrasi keuangan tetap berjalan dengan tertib dan lancar.

Selain itu, rapat juga membahas pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan kantor. Sebagai satuan kerja yang setiap harinya memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan, kebersihan lingkungan kantor dan fasilitas pelayanan menjadi salah satu aspek yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Ketersediaan tempat sampah serta kebersihan fasilitas umum dan toilet diharapkan dapat terus dijaga dan ditingkatkan guna menciptakan lingkungan pelayanan yang nyaman bagi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, aparatur juga diingatkan mengenai pentingnya tanggung jawab dalam melakukan pemutakhiran data dan dokumen kepegawaian pada aplikasi yang digunakan. Setiap pegawai diharapkan aktif memastikan data pribadi dan dokumen yang menjadi tanggung jawabnya telah diperbarui serta diunggah dengan benar. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan tertib administrasi dan meningkatkan akurasi data kepegawaian.

Sementara itu, dari bidang kepaniteraan, Panitera Pengadilan Agama Tembilahan, Ahmad Zaki Rusmani, S.H.I., M.H., menyampaikan sejumlah hal terkait perkembangan dan pembaruan aplikasi SIPP versi 6.3.4 yang membawa beberapa perubahan dalam pola kerja kepaniteraan. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah kelengkapan dokumen dalam proses minutasi perkara. Setiap dokumen yang menjadi persyaratan minutasi harus dipastikan telah tersedia dan terunggah secara lengkap sebelum perkara dimutasikan. Hal ini penting untuk memastikan proses administrasi perkara berjalan tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pembahasan juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah perlunya memberikan informasi yang jelas kepada para pihak terkait kelanjutan atau penundaan persidangan, khususnya pada waktu istirahat siang. Dengan adanya informasi yang jelas, masyarakat diharapkan tidak mengalami kebingungan dan tetap memperoleh kepastian informasi selama berada di lingkungan Pengadilan Agama Tembilahan.

Selain itu, pelaksanaan sidang keliling juga menjadi salah satu hal yang terus dipersiapkan sebagai bagian dari upaya mendekatkan akses layanan peradilan kepada masyarakat. Melalui pelaksanaan sidang keliling, diharapkan pelayanan peradilan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan memberikan kemudahan bagi para pencari keadilan.

Dalam rapat umum tersebut, Wakil Ketua Pengadilan Agama Tembilahan, Fahrurrozi, S.H.I., M.H., turut memberikan arahan kepada seluruh aparatur agar senantiasa menjaga kedisiplinan, meningkatkan rasa memiliki terhadap satuan kerja, serta memberikan kontribusi terbaik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Seluruh aparatur diharapkan mampu bekerja secara profesional, bertanggung jawab, dan saling mendukung dalam upaya meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selanjutnya, Ketua Pengadilan Agama Tembilahan, Ahmad Syafruddin, S.H.I., M.H., dalam arahannya menyampaikan terkait capaian kinerja satuan kerja pada Triwulan II. Beliau menyampaikan bahwa capaian yang telah diraih bersama hendaknya dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan. Hal tersebut menjadi motivasi bagi seluruh aparatur untuk terus berupaya memberikan kinerja terbaik serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di lingkungan Pengadilan Agama Tembilahan.

Ketua PA Tembilahan juga mengajak seluruh aparatur untuk senantiasa menjaga integritas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Peradilan. Integritas menjadi landasan penting dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan. Selain itu, beliau mengimbau seluruh pegawai untuk terus menjaga kekompakan dan kebersamaan dalam melaksanakan setiap tugas dan tanggung jawab.

"Mari kita sama-sama melakukan yang terbaik bagi satker kita ini," pesan Ketua PA Tembilahan kepada seluruh aparatur yang hadir. Pesan tersebut menjadi ajakan kepada seluruh keluarga besar Pengadilan Agama Tembilahan untuk terus memperkuat rasa kebersamaan, menjaga kekompakan, serta memberikan kontribusi terbaik demi kemajuan satuan kerja.

Setelah pelaksanaan rapat umum, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan pembangunan Zona Integritas (ZI) dan penguatan pengawasan internal di lingkungan Pengadilan Agama Tembilahan. Dalam pembahasan tersebut ditekankan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen dan keterlibatan seluruh aparatur, bukan hanya menjadi tanggung jawab tim atau koordinator tertentu.

Dalam pembangunan Zona Integritas, seluruh aparatur didorong untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat pengawasan internal, serta menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Berbagai upaya perbaikan pelayanan juga diharapkan dapat terus dikembangkan melalui koordinasi dan sinergi antarbagian, termasuk dalam merespons masukan masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan pada PTSP.

Pembangunan Zona Integritas juga diarahkan untuk membangun budaya kerja yang positif di lingkungan Pengadilan Agama Tembilahan. Setiap aparatur diharapkan memiliki kepedulian dan rasa tanggung jawab terhadap keberhasilan satuan kerja, serta mampu saling mengingatkan, memberikan semangat, dan bersama-sama menjaga integritas serta profesionalisme dalam melaksanakan tugas.

Melalui pelaksanaan Rapat Umum dan Rapat Zona Integritas ini, Pengadilan Agama Tembilahan berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan sinergi seluruh aparatur, mempertahankan dan meningkatkan capaian kinerja, mengoptimalkan pelayanan publik, serta menyelesaikan berbagai tugas dan tanggung jawab secara bersama-sama.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat dari seluruh aparatur, Pengadilan Agama Tembilahan terus berupaya mewujudkan satuan kerja yang berintegritas, berkinerja tinggi, transparan, dan akuntabel, serta senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan.