Pekanbaru | www.pta-pekanbaru.go.id

Usai pelaksanaan Apel Senin Pagi pada Senin, 3 Agustus 2026, Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru melanjutkan agenda kegiatan dengan Pembinaan Mental yang disampaikan langsung oleh Ketua PTA Pekanbaru, Dr. H. M. Sutomo, S.H., M.H. Kegiatan yang berlangsung di Ruang H. Busthanul Arifin PTA Pekanbaru tersebut diikuti oleh seluruh aparatur PTA Pekanbaru.
Dalam pembinaannya, Ketua PTA Pekanbaru mengajak seluruh aparatur untuk senantiasa mensyukuri setiap nikmat yang telah diberikan Allah SWT dengan mengawali setiap aktivitas melalui ucapan Alhamdulillah serta meluruskan niat dalam bekerja semata-mata sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT. Beliau mengingatkan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan dengan niat yang benar akan bernilai ibadah dan memberikan keberkahan.
Beliau kemudian memberikan sebuah perumpamaan sederhana mengenai pentil ban kendaraan. Meskipun ukurannya sangat kecil, keberadaan pentil memiliki peranan yang sangat penting karena tanpa pentil, ban tidak dapat menahan tekanan udara sehingga kendaraan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Analogi tersebut menggambarkan bahwa dalam sebuah organisasi, sekecil apa pun jabatan maupun tugas yang diemban oleh setiap individu, semuanya memiliki peran yang saling melengkapi dan menentukan keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan bersama.
Selain itu, beliau juga mengutip hadis Rasulullah SAW yang mengajarkan pentingnya meluruskan niat dalam setiap amal perbuatan. Menurutnya, pekerjaan yang dilakukan tanpa niat yang baik akan kehilangan nilai ibadah dan keberkahannya. Oleh karena itu, seluruh aparatur diharapkan senantiasa menjaga keikhlasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
“Kullu amrin dzī bālin lā yubda'u fīhi bismillāhi fahuwa abtar”, artinya Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan menyebut nama Allah (Bismillah), maka perkara tersebut terputus (kurang berkah atau tidak sempurna).

Pada kesempatan tersebut, Ketua PTA Pekanbaru juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan hati. Beliau mengutip hadis Rasulullah SAW yang menjelaskan bahwa di dalam diri manusia terdapat segumpal daging, yaitu hati. Apabila hati tersebut baik, maka baik pula seluruh amal perbuatan seseorang. Sebaliknya, apabila hati rusak, maka akan rusak pula perilaku dan perbuatannya. Oleh sebab itu, beliau mengajak seluruh aparatur untuk senantiasa membersihkan hati dengan memperbanyak zikir kepada Allah SWT, menjaga keikhlasan, serta menjauhi sifat-sifat yang dapat mengotori hati.
Mengakhiri pembinaannya, Ketua PTA Pekanbaru berharap seluruh aparatur dapat menjaga hati, meluruskan niat, serta menghargai setiap peran dalam organisasi. Dengan hati yang bersih dan niat yang ikhlas, setiap tugas yang diemban akan terlaksana dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan memberikan manfaat bagi organisasi maupun masyarakat pencari keadilan.

Website Mahkamah Agung Republik Indonesia
Website Badilag
Website Pengadilan Tinggi Pekanbaru
Website Kejaksaan Tinggi Riau
Website Pemeritah Provinsi Riau
JDIH Mahkamah Agung
SIWAS Mahkamah Agung
Portal LIPA PTA Pekanbaru

