Tembilahan — Ketua Pengadilan Agama (PA) Tembilahan Ahmad Syafruddin, S.H.I.,M.H menghadiri Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia yang dilaksanakan dengan khidmat pada, Rabu 07 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang Kementerian Agama sekaligus meneguhkan komitmen dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Upacara peringatan Hari Amal Bakti tersebut diikuti oleh unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, serta jajaran aparatur Kementerian Agama. Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Yuliantini.

Dalam amanatnya, Dalam upacara yang menjadi momentum refleksi perjalanan Kemenag tersebut, Wakil Bupati berkesempatan menyampaikan pidato Menteri Agama Republik Indonesia, K.H Nasaruddin Umar.

Lebih lanjut dikatakan Wakil Bupati Yuliantini, selama perjalanan 80 tahun ini, menjadi penegasan bahwa Kemenag didirikan sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan.

"Tugas itu kini makin berkembang, Kemenag berperan meningkatkan kualitas pendidikan agama, merawat kerukunan umat beragama yang berlandaskan kemanusiaan, memberdayakan ekonomi umat serta memastikan agama hadir sebagai solusi persoalan bangsa," ungkap Wakil Bupati Yuliantini.

Selain itu, juga hadir program Desa Sadar Kerukunan, sebuah gagasan untuk memindahkan wacana kerukunan dari ruang seminar menuju praktik langsung di tengah-tengah masyarakat. 

"Semua ikhtiar ini, menegaskan bahwa setiap langkah dan kebijakan Kemenag, diharapkan dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat, bukan urusan administrasi dan birokrasi saja," Imbuh Yuliantini.

Tantangan yang dihadapi Kemenag pun makin beragam, ASN Kementerian Agama dituntut bertransformasi menjadi pribadi yang sigap menghadapi perubahan, terbuka terhadap teknologi, serta responsif melayani kebutuhan umat.

"Kita harus memastikan bahwa algoritma masa depan tidak hampa dari nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan. Kemunculan Artificial Intellegence (AI) harus kita kawal agar menjadi alat pemersatu dan penguat kerukunan, bukan pemicu disinformasi dan perpecahan," Wabup menambahkan. 

Usai pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan Hari Amal Bakti dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada ASN di lingkungan Kemenag Inhil.

Ketua PA Tembilahan menyampaikan apresiasi atas peran strategis Kementerian Agama dalam membina kehidupan beragama dan mendukung terwujudnya keadilan serta ketertiban di masyarakat. Kehadiran PA Tembilahan dalam upacara ini merupakan wujud sinergi antarinstansi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berintegritas dan berakhlak mulia.

Melalui peringatan Hari Amal Bakti ini, diharapkan seluruh elemen bangsa, khususnya aparatur pemerintah, semakin siap menghadapi tantangan zaman dengan terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai pengabdian demi terwujudnya Indonesia yang rukun, maju, dan berkeadilan.