alt

Pengambilan sumpah jabatan oleh KPA Tanjung Balai Karimun

pa-tbkarimun.go.id
Oleh: Denda Anggia, S.H.I.

Sekedar flash back Lita, panggilan akrab Yulita Fifprawati S.H., dan juga Ramai, yang bernama lengkap Ramai Yulis, S.E.I., merupakan PNS yang ketika mendaftar menjadi CPNS pada tahun 2009 silam menjatuhkan pilihan menjadi Calon Panitera Pengganti (CPP), namun hal tersebut tidak langsung terwujud meskipun sudah dilantik menjadi PNS. Butuh kesabaran yang cukup lama hingga ahirnya pada tanggal 27 Agustus 2015 apa yang diimpikan Lita dan Ramai menjadi kenyataan.

Lita dan Ramai sama-sama menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil di tahun 2009 namun keduanya berbeda bulan pengangkatan, Lita diangkat pada bulan April sedangkan Ramai diangkat pada bulan Desember. Sebelum dilantik menjadi Panitera Pengganti Lita lebih banyak berkecimpung dibidang kesekretariatan lebih tepatnya mengurusi hal-hal yang berbau Keuangan, ketika menjadi CPNS di Kantor Pengadilan Agama Muara Enim Lita sudah di percayai menjadi Bendahara selang beberapa tahun kemudian setelah diangkat menjadi PNS lita juga menduduki jabatan sebagai Kaur Keuangan di kantor yang sama.

Lita, yang bersuamikan Hakim berjabat Hakim Pratama Madya, pada tahun 2013 berpindah kantor ke Pengadilan Agama Tanjung Balai Karimun karena harus ikut suami yang bertugas di Kantor PA tersebut, jabatan sebagai Bendahara pun harus kembali diembannya.

Tidak berbeda jauh dengan Lita, Ramai pun mengawali karir sebagai PNS di bidang keuangan mulai dari bendahara hingga dipindah ke bagian kasir. Berbeda halnya dengan Lita, Ramai sejak menjadi CPNS hingga saat ini sudah ditugaskan di Kantor Pengadilan Agama Tanjung Balai Karimun sehingga sudah lima tahun lebih Ramai mengabdikan diri dikantor tersebut.

Pelantikan Lita dan Ramai dimulai pada Pukul 14.30 WIB yang bertempat di ruang sidang utama, dalam acara pelantikan tersebut KPA Tanjung Balai Karimun, Drs. Kiagus Ishak ZA, juga berkesempatan memberikan arahan terkait beban tugas baru  yang akan diemban Lita dan Rama. Meskipun selama ini sudah menjadi Panitera Pengganti Lokal akan tetapi tugas baru menjadi Panitera Pengganti semakin berat,”setelah definitif menjadi Pantera Pengganti maka beban tugas akan semakin berat untuk itu PP yang baru tidak hanya bisa bekerja tetapi juga harus berkinerja baik”, ucap Pak KPA.

Bapak KPA juga mewanti-wanti Panitera Pengganti yang baru dilantik untuk senantiasa menghayati isi sumpah yang sudah diucapkan beliau mengingatkan agar jangan melupakan setiap bait kata sumpah tersebut,”karena isi sumpah (jabatan) akan menuntut di akhirat (nanti)”, tegas beliau.

Selain itu Drs. Kiagus Ishak juga meminta kepada para Panitera Pengganti, Hakim hingga Jurusita untuk bekerja dalam satu tim yang baik, karena masing-masing memiliki tugas yang urgen guna kelancaran jalannya sidang bahkan beliau mengibaratkan PP dengan Hakim seperti Dokter dan juga Suster yang akan melakukan tindakan medis, keduanya merupakan partner yang saling mengisi satu sama lain bahkan tidak bisa dipisahkan diantara keduanya.

Diakhir pengarahannya Pak KPA juga dengan tegas berpesan kepada seluruh Pegawai terlebih Panitera Pengganti yang baru untuk meningkatkan kinerjanya” bekerja itu harus cepat, akurat dan ada patokan”, pungkas beliau.

Acara pelantikan yang berjalan sejak pukul 14.30 WIB dipimpin oleh Nur Rofi’i sebagai pembawa acara sedangkan yang menjadi saksi dalam acara pelantikan tersebut adalah Zulimar, B.A., dan Alfi Husni, S.Ag. sedangkan yang bertindak sebagai Rohaniawan adalah Drs. Nasaruddin sementara pembaca Do’a adalah Zulherman.

{jcomments on}