Pekanbaru||www.pta-pekanbaru.go.id

PTA Pekanbaru kembali melaksanakan acara perpisahan dengan salah satu personil senior, yakni salah seorang Hakim Tinggi PTA Pekanbaru Drs. H. Firdaus HM, SH., MH yang akan segera memasuki masa purnabakti terhitung tanggal 1 November 2021. Acara perpisahan dilaksanakan di Aula Utama PTA Pekanbaru pada hari Selasa tanggal 26 Oktober 2021 yang dihadiri oleh seluruh personil PTA Pekanbaru dan anggota Dharmayukti Karini Cabang PTA Pekanbaru.

Pak Fir, begitu biasanya atasa, teman sejawat dan karyawan/ karyawati PTA Pekanbaru menyapa beliau, adalah sosok Hakim Tinggi yang patut menjadi teladan. Beliau adalah sosok yang disiplin dan tidak pernah bermasalah, baik dalam hal pekerjaan, dalam berteman dengan rekan maupun dari segi kedisplinan. Beliau adalah sosok yang enak diajak berdiskusi, cerdas dan sangat teliti dalam melaksanakan tugas. Hal ini disampaikan oleh Drs. H. Bustamin HP, SH., MH Hakim Tinggi PTA Pekanbaru yang mewakili PTA Pekanbaru dalam menyampaikan sepatah kata perpisahan dalam acara ini. Awal meniti karir beliau dimulai di PA Dabo Singkep pada tahun 1982 dan menjadi Hakim Tinggi di PTA Pekanbaru pada tahun 2020. Beliau telah mengabdikan diri di peradilan agama selama lebih kurang 39 tahun. Telah banyak tenaga dan pikiran yang telah beliau berikan untuk kemajuan peradilan agama dan hal tersebut patut menjadi contoh untuk generasi peradilan agama yang masih aktif bertugas.

Dalam sambutan yang disampaikan Ketua PTA Pekanbaru Dr. H. Harun S, SH., MH, beliau menyampaikan bahwa Pak Firdaus merupakan Hakim Tinggi yang bekerja secara runtut dan teliti. Dalam bekerja slalu memilki program-program untuk kelancaran tugas yang sedang dilaksanakannya. PTA Pekanbaru merasa kehilangan dengan purnbakti Pak Firdaus dan bangga akan keteladanan yang telah ditunjukkan dan dapat menjadi contoh untuk yang lainnya.

Acara perpisahan ditutup dengan penyerahan kado, bersalaman saling bermaafan dan foto bersama. Selamat memasuki masa purnabakti Pak Firdaus, semoga sehat dan Bahagia selalu. Aamiin.