Rabu (13/05) pukul 09.00 WIB s.d. selesai, bertempat di ruang Media Center Pengadilan Agama Dumai, seluruh pegawai yang tidak terlibat langsung dalam persidangan dan pelayanan mengikuti kegiatan Peningkatan Kesadaran dan Ketangguhan Mental (Mental Health Awareness) secara daring. Kegiatan ini mengangkat tema “Resiliensi Hakim dan Aparatur Peradilan Agama dalam Menghadapi Tekanan Psikologis dan Kompleksitas Perkara.”

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama tersebut menjadi wadah pembinaan mental dan penguatan psikologis bagi aparatur peradilan agama di seluruh Indonesia. Acara dibuka dengan sambutan dari Dirjen Badilag, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H., yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental dan ketahanan diri di tengah tingginya dinamika serta kompleksitas pekerjaan di lingkungan peradilan agama.

Selanjutnya, peserta mendapatkan pemaparan inspiratif dari Prof. Dr. (HC) Ary Ginanjar Agustian selaku CEO ESQ Group. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak seluruh aparatur peradilan untuk membangun keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual agar mampu menghadapi tekanan pekerjaan dengan lebih bijak dan profesional.

Kegiatan ini dipandu oleh Mochamad Mirza, S.Psi., M.Psi., Psikolog dari Biro Kepegawaian Mahkamah Agung RI, yang turut mengarahkan jalannya diskusi sehingga berlangsung interaktif dan penuh semangat.

Terlihat seluruh pegawai Pengadilan Agama Dumai yang mengikuti kegiatan tersebut begitu antusias menyimak materi yang disampaikan. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh aparatur semakin memiliki kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, mampu membangun resiliensi diri, serta tetap menjaga profesionalisme dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pencari keadilan.