
Pekanbaru – Dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026, Dharmayukti Karini Provinsi Riau menggelar pertemuan yang berlangsung pada Jumat, 24 April 2026, di Hotel Alfa Pekanbaru. Kegiatan ini mengangkat tema “Peran Ibu dalam Pendidikan Keluarga dan Kesehatan Mental untuk Menghadapi Generasi Z di Era Digital.”
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota Dharmayukti Karini se-Provinsi Riau, termasuk perwakilan dari Pengadilan Agama Bangkinang. Kehadiran para peserta menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat peran perempuan, khususnya ibu, dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman yang semakin kompleks.
Dalam sambutannya, panitia menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum refleksi terhadap peran strategis perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Di era digital saat ini, ibu dituntut untuk lebih adaptif dalam mendampingi anak-anak, khususnya generasi Z, yang tumbuh di tengah arus teknologi dan informasi yang sangat cepat.
Tema yang diangkat menjadi sangat relevan, mengingat pentingnya pendidikan keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter anak. Selain itu, aspek kesehatan mental juga menjadi perhatian utama, karena generasi Z rentan menghadapi tekanan sosial akibat penggunaan media digital yang masif.
Dalam sesi diskusi, para narasumber menekankan pentingnya komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak, serta perlunya pemahaman terhadap dunia digital yang digeluti generasi muda. Ibu sebagai pendidik pertama dalam keluarga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang sehat secara emosional, sehingga anak-anak dapat tumbuh dengan kepribadian yang kuat dan seimbang.
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias dan diisi dengan berbagai sesi pemaparan serta diskusi interaktif. Para peserta juga saling berbagi pengalaman dalam menghadapi tantangan mendidik anak di era digital.
Melalui pertemuan ini, Dharmayukti Karini Provinsi Riau berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kapasitas para ibu dalam menjalankan perannya secara optimal. Dengan demikian, generasi Z dapat dibimbing menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga sehat secara mental dan emosional dalam menghadapi perkembangan zaman.(ITK/TimITPABkn)

Website Mahkamah Agung Republik Indonesia
Website Badilag
Website Pengadilan Tinggi Pekanbaru
Website Kejaksaan Tinggi Riau
Website Pemeritah Provinsi Riau
JDIH Mahkamah Agung
SIWAS Mahkamah Agung
Portal LIPA PTA Pekanbaru

