
Tembilahan – Ketua Pengadilan Agama (PA) Tembilahan, Ahmad Syafruddin, S.H.I., M.H., bersama para Hakim PA Tembilahan mengikuti kegiatan webinar nasional yang mengangkat tema “Eskalasi Konflik Iran–Amerika Serikat–Israel: Menguji Ketahanan Hukum Internasional dan Relevansi Fikih Qital di Era Perang Modern” pada Senin, 13 April 2026, bertempat di ruang Media Center Pengadilan Agama Tembilahan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Ilmuwan dan Sarjana Syariah Indonesia secara daring.
Kegiatan tersebut diikuti sebagai bagian dari upaya meningkatkan wawasan serta kapasitas intelektual aparatur peradilan dalam memahami dinamika hukum internasional dan perspektif hukum Islam terhadap konflik global yang tengah berkembang.

Dalam webinar tersebut, para narasumber memaparkan berbagai sudut pandang terkait konflik di kawasan Timur Tengah, mulai dari aspek sejarah, geopolitik, hingga hukum internasional. Selain itu, dibahas pula pentingnya hukum humaniter internasional dalam mengatur batasan-batasan dalam konflik bersenjata, khususnya terkait perlindungan terhadap warga sipil dan objek sipil.
Tidak hanya itu, materi yang disampaikan juga menyoroti konsep fikih qital dalam Islam yang menekankan prinsip keadilan, proporsionalitas, serta perlindungan terhadap non-kombatan dalam situasi peperangan.

Keikutsertaan Ketua dan para Hakim PA Tembilahan dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen lembaga dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus memperluas wawasan keilmuan yang relevan dengan perkembangan isu-isu global.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, aparatur PA Tembilahan dapat mengambil nilai-nilai positif serta memperkaya perspektif dalam menjalankan tugas dan fungsi peradilan secara profesional dan berintegritas.

Website Mahkamah Agung Republik Indonesia
Website Badilag
Website Pengadilan Tinggi Pekanbaru
Website Kejaksaan Tinggi Riau
Website Pemeritah Provinsi Riau
JDIH Mahkamah Agung
SIWAS Mahkamah Agung
Portal LIPA PTA Pekanbaru

