Pekanbaru||www.pta-pekanbaru.go.id

Pada tanggal 19 Ramadhan 1447 H (9 Maret 2026), tausiah rutin bulan Ramadhan di Mushalla Al Mahkamah PTA Pekanbaru disampaikan oleh Hakim Tinggi PTA Pekanbaru Drs. H. Hudri, SH., MH di hadapan seluruh jemaah Mushalla Al Mahkamah. Judul tausiah kali ini adalah “Keberkahan Sahur.”

Dalam tausiahnya disampaikan bahwa ibadah puasa memiliki keistimewaan tersendiri di sisi Allah SWT. Dikisahkan bahwa ketika seorang hamba melaksanakan ibadah seperti shalat atau haji, Allah memerintahkan malaikat untuk mencatat pahalanya. Namun ketika malaikat hendak mencatat pahala orang yang berpuasa, Allah berfirman bahwa puasa adalah ibadah yang khusus bagi-Nya, sehingga Allah sendiri yang akan memberikan dan mencatat pahala tersebut.

Dalam tausiah ini, juga diingatkan doa yang sering dibaca menjelang datangnya bulan Ramadhan, yaitu: “Allahumma barik lana fi Rajaba wa Sya'bana wa ballighna Ramadhan.”

Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, serta sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan.”

Beliau mengibaratkan bahwa bulan Rajab adalah masa menanam, bulan Sya’ban masa menyiram dan merawat, sedangkan bulan Ramadhan adalah masa panen pahala bagi umat Islam. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya agar dapat memaksimalkan ibadah di bulan Ramadhan.

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan ketika berpuasa adalah sahur. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk melaksanakan sahur meskipun hanya dengan sedikit makanan. Dalam sebuah hadis disebutkan bahwa siapa yang hendak berpuasa, hendaklah ia makan sahur walaupun hanya seteguk air, karena pada sahur terdapat keberkahan.

Beberapa manfaat sahur di antaranya:

  1. Melaksanakan sahur berarti menjalankan perintah dan sunnah Rasulullah SAW. Bahkan Allah dan para malaikat bershalawat kepada orang-orang yang bersahur. Shalawat dari Allah bermakna bahwa Allah membanggakan hamba tersebut di hadapan makhluk-Nya, sekaligus melimpahkan rahmat dan keberkahan kepadanya.
  2. Orang yang melaksanakan sahur akan shalawat dari Allah SWT dan malaikat.
  3. Sahur menjadi sarana untuk memudahkan seseorang dalam melaksanakan ibadah-ibadah lainnya, seperti shalat Subuh berjamaah dan shalat sunnah sebelum Subuh yang memiliki pahala yang sangat besar.

Oleh karena itu, Rasulullah SAW menegaskan bahwa sahur adalah sumber keberkahan bagi orang yang berpuasa. Semoga dengan melaksanakan sahur dan menghidupkan berbagai amalan di bulan Ramadhan, kita semua mendapatkan keberkahan, rahmat, serta pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT.