Pangkalan Kerinci, Senin 02 Maret 2026

Dalam suasana penuh berkah bulan suci Ramadhan, keluarga besar Pengadilan Agama Pangkalan Kerinci kembali mengingatkan pentingnya menjaga lisan sebagai bagian dari upaya menyempurnakan ibadah puasa.

Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, namun juga momentum untuk mengendalikan diri dari perkataan yang tidak baik, seperti dusta, ghibah, fitnah, dan ucapan yang menyakiti hati orang lain. Menjaga lisan menjadi salah satu kunci agar pahala puasa tetap utuh dan bernilai di sisi Allah SWT.

Dalam tausiyah singkat yang disampaikan Ustazah Suci Citra Rahmawati, S.H., Hakim PA Pangkalan Kerinci kepada seluruh aparatur, ditegaskan bahwa lisan yang terjaga akan membawa ketenangan, mempererat ukhuwah, serta menciptakan suasana kerja yang harmonis dan penuh keberkahan. Sebaliknya, perkataan yang tidak terkontrol dapat merusak hubungan, menimbulkan kesalahpahaman, bahkan mengurangi nilai ibadah yang tengah dijalankan.

Ramadhan adalah madrasah pengendalian diri. Melalui latihan menahan diri selama sebulan penuh, diharapkan setiap pribadi mampu meningkatkan kualitas iman, memperkuat “imun” spiritual dan mental, serta menciptakan rasa aman dalam berinteraksi, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, seluruh aparatur Pengadilan Agama Pangkalan Kerinci berkomitmen menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum introspeksi diri, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan penuh kesabaran dan ketulusan.

Semoga melalui upaya menjaga lisan dan perilaku, ibadah Ramadhan tahun ini semakin sempurna, iman semakin bertambah, imun tetap terjaga, dan kita semua diberikan keselamatan serta keberkahan hingga akhir Ramadhan nanti.(Erman_PA.Pkc)