Siak Sri Indrapura – pa-siak.go.id

1. Sukses Puasa Ramadhan
Pertama, Sukses Puasa yang Berkualitas. Puasa yang berhasil adalah puasa yang mampu menjaga diri kita dari maksiat dan hal-hal yang sia-sia. Mari kita kurangi kesibukan duniawi dan ganti dengan memperbanyak zikir serta pendekatan diri kepada Allah agar puasa kita benar-benar bernilai di sisi-Nya.
ALLAH S.W.T berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS. Al-Baqarah: 183).
Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari & Muslim).
2. Sukses Sholat Tarawih Berjamaah
Kedua, Sukses Sholat Tarawih Berjamaah. Sholat tarawih adalah qiyamul lail yang menyimpan keutamaan luar biasa. Rasulullah SAW menjanjikan bahwa siapa yang sholat tarawih bersama imam hingga selesai, maka dicatat baginya pahala sholat semalam suntuk. Bayangkan, hanya dengan waktu kurang lebih 30 menit, kita mendapatkan pahala yang begitu besar. Ini adalah kesempatan emas yang tidak boleh kita sia-siakan.
Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan (sholat tarawih) karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Bukhari & Muslim).
3. Sukses Tadarus Al-Qur’an
Ketiga, Sukses Tadarus Al-Qur’an. Ramadan adalah Syahrul Qur’an. Mari kita teladani kesungguhan Nabi Muhammad SAW yang setiap malam menyimak Al-Qur’an bersama Malaikat Jibril. Targetkanlah diri kita untuk mengkhatamkan Al-Qur’an minimal satu kali selama bulan suci.
ALLAH S.W.T berfirman:
"Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia." (QS. Al-Baqarah: 185).
Rasulullah SAW bersabda:
Dikisahkan bahwa Malaikat Jibril mendatangi Nabi Muhammad SAW setiap malam di bulan Ramadhan untuk menyimak bacaan Al-Qur’an beliau (Tadarrus). (HR. Bukhari).
4. Sukses Iktikaf dan Lailatul Qadar
Keempat, Sukses Iktikaf dan Lailatul Qadar. Pada sepuluh hari terakhir, mari kita kencangkan ikat pinggang untuk beriktikaf di masjid. Inilah waktu untuk memburu malam Lailatul Qadar, satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Iktikaf adalah cara terbaik untuk bersungguh-sungguh memohon ampunan atas dosa-dosa masa lalu dan memohon keberkahan untuk masa depan kita.
ALLAH S.W.T berfirman:
"Malam Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan." (QS. Al-Qadr: 3).
Rasulullah SAW bersabda:
"Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan." (HR. Bukhari).
5. Sukses Zakat Fitrah
Kelima, Sukses Zakat Fitrah. Sebagai penutup dan penyempurna, jangan lupakan kewajiban zakat fitrah. Zakat ini adalah penyuci bagi puasa kita sekaligus bentuk kepedulian nyata bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Pastikan zakat kita sudah tertunaikan dengan benar sebelum pelaksanaan Sholat Idul Fitri agar kebahagiaan hari kemenangan dapat dirasakan oleh seluruh umat.
Rasulullah SAW bersabda:
"Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah untuk mensucikan orang yang berpuasa dari perkataan sia-sia dan kotor, serta sebagai makanan bagi orang-orang miskin." (HR. Abu Daud).

Website Mahkamah Agung Republik Indonesia
Website Badilag
Website Pengadilan Tinggi Pekanbaru
Website Kejaksaan Tinggi Riau
Website Pemeritah Provinsi Riau
JDIH Mahkamah Agung
SIWAS Mahkamah Agung
Portal LIPA PTA Pekanbaru

