Selatpanjang || www.pa-selatpanjang.go.id

Selatpanjang, 12 November 2025.

Pengadilan Agama (PA) Selatpanjang resmi tercatat sebagai salah satu kandidat peraih TOP Digital Award 2025, penghargaan bergengsi yang mengapresiasi lembaga publik dan swasta atas keberhasilan transformasi digital dan layanan berbasis teknologi informasi. PA Selatpanjang dinilai layak menjadi kandidat karena serangkaian inovasi dan transformasi layanan digital yang telah diimplementasikan selama beberapa tahun terakhir. Beberapa capaian penting yang disebut menjadi kekuatan nominasi antara lain: - Transformasi jadwal persidangan dari manual ke digital dengan integrasi ke SIPP serta tampilan jadwal di monitor LED ruang sidang; - Aplikasi PASTI (Pengambilan Antrian Sidang Terintegrasi) yang memungkinkan pencari keadilan mengambil antrian secara online dari rumah; - Sistem keamanan persidangan SIKERIS (Sistem Keamanan Persidangan Pada Situasi Kritis) yang memberikan proteksi tambahan bagi hakim dan pihak berperkara; - Peningkatan layanan publik seperti Area PTSP yang lebih nyaman, pojok baca perpustakaan, dan kompensasi layanan untuk mempermudah pencari keadilan.

Ketua PA Selatpanjang, Ahmad Satiri, S.Ag., M.H., menyatakan kebanggaannya atas pengakuan ini. “Kandidat ini adalah buah kerja keras seluruh aparatur PA Selatpanjang. Digitalisasi bukan sekadar mengganti alat, tetapi meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan bagi masyarakat. Kami berharap pencalonan ini memotivasi kami untuk terus berinovasi demi keadilan yang cepat, mudah, dan terjangkau,” ujarnya. Penghargaan TOP Digital menilai aspek kepemimpinan transformasi, dampak layanan terhadap pengguna, keandalan teknis, serta keberlanjutan inovasi. Bagi PA Selatpanjang, pencalonan ini menjadi momentum untuk menunjukan bahwa pengadilan agama di daerah juga mampu mengadopsi teknologi secara komprehensif tanpa mengesampingkan nilai-nilai profesionalisme dan akuntabilitas. Kepala bagian TI dan pengembangan inovasi PA Selatpanjang menambahkan bahwa upaya digitalisasi dilakukan bertahap dan melibatkan pelatihan internal bagi aparatur, integrasi dengan sistem Mahkamah Agung, serta evaluasi berkala untuk menjamin keamanan data dan kelancaran layanan. “Fokus kami bukan hanya membangun aplikasi, tetapi memastikan layanan itu dapat diakses dan dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat pencari keadilan,” jelasnya.

Masyarakat dan pihak-pihak terkait diharapkan turut memberikan dukungan melalui masukan konstruktif untuk penyempurnaan layanan. PA Selatpanjang juga membuka peluang kerjasama dan berbagi praktik baik (best practice) dengan satuan kerja lain yang ingin melakukan transformasi serupa. Penetapan pemenang TOP Digital Award 2025 akan diumumkan oleh panitia penyelenggara pada pengumuman resmi. Sementara itu, PA Selatpanjang terus memperkuat kapabilitas digitalnya untuk mewujudkan layanan peradilan yang lebih cepat, aman, dan ramah pengguna.

________________________________________

Penulis: Tim Humas PA Selatpanjang
Editor: Humas PA Selatpanjang
Dokumentasi: Protokol & Humas Pengadilan Agama Selatpanjang