Dalam pertemuan bersama aparatur Pengadilan Agama (PA) Pasir Pengaraian, Hatibinwasda Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pekanbaru, Drs. Mahmud Dongoran, M.H., menyampaikan pesan penting mengenai arti komunikasi dalam membangun hubungan kerja yang sehat dan harmonis. Beliau menegaskan bahwa komunikasi efektif menjadi kunci utama terciptanya suasana kerja yang kondusif, penuh kepercayaan, dan saling menghargai antarpegawai di lingkungan peradilan agama.

Dalam arahannya, Drs. Mahmud Dongoran menekankan bahwa setiap pegawai harus mampu berkomunikasi dengan baik, terbuka, dan profesional dalam menyampaikan pendapat maupun menerima arahan pimpinan. Menurutnya, kesalahpahaman yang sering terjadi di tempat kerja umumnya berawal dari kurangnya komunikasi yang jelas dan empatik. Oleh karena itu, beliau mendorong seluruh ASN untuk membangun budaya komunikasi dua arah yang berlandaskan saling menghormati dan menjunjung etika birokrasi.

Ketua PA Pasir Pengaraian, Gita Febrita, S.H., M.H., menyambut positif arahan tersebut dan mengajak seluruh aparatur untuk meneladani pesan yang disampaikan Hatibinwasda. Ia menegaskan bahwa koordinasi dan komunikasi yang baik akan menciptakan sinergi kuat dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas. Pertemuan ini pun menjadi refleksi penting bagi seluruh ASN PA Pasir Pengaraian agar senantiasa menjaga kekompakan, saling mendukung, dan bekerja dalam semangat kebersamaan demi kemajuan lembaga peradilan.(GSN)