Rapat evaluasi juga menyoroti keberadaan Whistleblowing System (WBS) yang telah aktif digunakan sebagai saluran pelaporan internal. Namun, tingkat pemanfaatannya dinilai masih belum optimal.

Wakil Ketua menyampaikan bahwa masih ada pegawai maupun pengguna layanan yang belum sepenuhnya memahami fungsi dan cara kerja WBS. Hal ini menjadi tantangan dalam membangun sistem pengawasan yang partisipatif.

Dalam agenda rapat, disepakati bahwa perlu diadakan pelatihan teknis dan simulasi pelaporan WBS, agar pegawai dan masyarakat merasa nyaman serta aman dalam melapor.

PA Dumai juga berkomitmen untuk menjamin kerahasiaan pelapor dan mendorong budaya kerja yang saling mengawasi demi menjaga nama baik institusi peradilan.