Pekanbaru||www.pta-pekanbaru.go.id

Jum’at, 24 Februari 2023, setelah selesai melaksanakan Shalat Ashar berjama’ah di Musholla Al Mahkamah PTA Pekanbaru, salah satu agenda rutin yakni Kultum Jum’at sore disampaikan oleh Hakim Tinggi PTA Pekanbaru Drs. H. Efrizal, SH., MH. Tema kultum kali ini yakni bersyukur. Meskipun suasan kantor sedang sepi dikarenakan banyak yang melaksanakan dinas luar kota, akan tetapi kultum tetap dilaksanakan dan jema’ah yang masih berkesempatan untuk hadir di musholla tetap semangat untuk mengikuti kultum.

Dalam kultum disampaikan bahwa kita sebagai hamba Allah SWT, wajib untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang kita peroleh. Mulai dari bangun tidur hingga Ketika hendak tidur. Oksigen yang dapat kita hirup secara bebas dan gratis merupakan salah satu contoh kenikmatan dari Allah SWT. Tidak akan bisa kita menghitung sebarapa banyak nikmat yang telah diberi Allah SWT. Dengan kita bersyukur, maka Allas SWT akan menambah nikmat yang kita terima.

Ada suatu kisah tentang 3 (tiga) orang laki-laki yang memiliki permasalaha hidup, yakni laki-laki pertama sekujur tubuhnya belang-belang, laki-laki kedua kepalnya botak, Laki-laki ketiga matanya buta. Kemudian Allah mengutus malaikat dengan menyerupai manusia untuk menemui ketiga laki laki tersebut.

Pada saat menemui laki-laki pertama, malaikat bertanya apakah yang diinginkan laki-laki tersebut, dan dia menjawab menginginkan kulit yang mulus, kemudian Allah SWT mengabulkan. Dan ditanya lagi oleh malaikat apalagi yang diinginkannya, dan dia menjawab menginginkan harta. Lalu diberilah onta yang sedang bunting. Dengan modal onta tersbut, laki-laki tersebut beternak onta dan sukses hingga menjadi orang yang kaya raya.

Kemudian malaikat menemui laki laki kedua dan bertanya dua keninginnya. Dia menjawab ingin memilki rambut yang bags dan harta. Maka laki-laki tersebut memiliki rambut dan mendapatkan kerbai yang sedang bunting. Dengan modal kerbau tersebut maka ternaknya berkembang banyak dan sukses menjadi orang kaya raya.

Demikian juga halnya saat menemui laki-laki ketiga, disaat malaikat bertanya apay ng diinginkannya dalam hidup ini laki laki tersebut meminta akan dapat melihat dan diberi harta. Keinginannya terkabul dan diberi sepasang kambing. Peterakannya berkembang dengan sukses dan menjadi kaya raya.

Disaat ketiga laki-laki tersebut telah sukses dan kaya raya, malaikat kembali menemui ketiga laki-laki tersebut untuk meminta sedekah dalam wujud dimana bentuk mereka disaat sebelum sukses dan kaya raya, pada saat menemui laki-laki pertama dan kedua, mereka berkata dengan sombong dan angkuh melihat kondisi malaikat yang miskin dan berwujud kulit belang-belang dan botak. Akan tetapi pada saat menemui laki-laki ketiag, malaikat disambut dengan baik olehnya. Dari kejadian tersebut diatas, laki-laki pertama dan kedua langsng dicabut oleh Allah SWT atas nikmat yangtelah diberikan kepadanya.

Dari cerita ini dapat dilihat bahwa Allah SWT dapat dilihat bahwa Allah SWT dapat sewaktu-waktu dengan mudah mengambil harta yang telah kita miliki. Banyak orang yang lulus jika diuji dengan sakit, akan tetapi banyak orang yang gagal apabila diuji dengan harta.