60.1

Bangkinang | www.pa-bangkinang.go.id

Jum'at (29/07/2022) Ketua, Wakil Ketua, Perwakilan Hakim, Panitera, Sekretaris, Kasubag dan Staf PTIP Pengadilan Agama Bangkinang ikuti webinar antara Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Ditjen Badilag) Mahkamah Agung RI dengan Federal Circuit & Family Court Of Australia (FCFCOA) dan Australia Indonesia Partnership for Justice 2 (AIPJ2). Acara tersebut dilaksanakan secara daring di ruang Media Center. Tema webinar tersebut adalah Penyediaan Informasi Layanan Pengadilan Berorientasi Pengguna (Client Oriented Website). Peserta kegiatan tersebut terdiri dari seluruh Satker tingkat Banding dan tingkat Pertama dibawah Ditjen Badilag.

WhatsApp Image 2022 07 29 at 8.50.08 AM

WhatsApp Image 2022 07 29 at 8.50.11 AM

Tenaga Teknis PA Bangkinang saat menyimak Webinar yang diselenggarakan oleh Ditjen Badilag

Badilag Excellent bukan hanya sekedar semboyan dari Ditjen Badilag, melainkan suatu komitmen seluruh pegawai badilag untuk memberikan pelayanan yang berorientasi kepada para pencari keadilan” menjadi kalimat pembuka Dirjen Badilag, Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M.H. dalam pidato kuncinya pada pembukaan webinar.

webinar badilag4

Pidato Kunci Oleh Dirjen Badilag MA-RI

Webinar ini menghadirkan YM Liz Boyle (Hakim Agung Federal Circuit & Family Court of Australia), YM Suzy Christine (Hakim Agung Federal Circuit & Family Court of Australia), Drs. Arief Hidayat, S.H., M.M. (Sekretaris Ditjen Badilag) sebagai narasumber, serta Herni Sri Nurbayanti (Australia-Indonesia Partnership for Justice 2) sebagai moderator.

webinar badilkkag h 

Paparan para Narasumber pada Webinar Penyediaan Informasi Layanan Pengadilan yang Berorientasi Pengguna

Dalam kesempatan dialog tersebut, Sekretaris Ditjen Badilag Drs. Arief Hidayat, SH. MM. menyampaikan bahwa Ditjen Badilag sedang melakukan perubahan design dan penyesuaian konten/menu website Badilag dan peradilan dibawahnya. Berdasarkan Undang-undang nomor 14 tahun 2008, Undang-undang nomor 25 tahun 2009, Peraturan Komisi Informasi nomor 1 tahun 2010, SK KMA nomor 1-144 tahun 2011 dan Surat Dirjen Badilag nomor 4060/DjA/HM.02.3/12/2020 terdapat 83 informasi yang wajib ditayangkan di website dan telah dimuat pada website Ditjen Badilag dan website satker dibawahnya. Salah satu menu website yang diperbaharui antara lain adalah sasaran pengguna informasi yaitu:

  1. Masyarakat umum dengan menu yang disajikan antara lain proses berperkara, profil singkat satker, dan info penyelesaian perkara.
  2. Praktisi hukum/Advis yang berisi informasi perkara dan informasi resmi satker
  3. Informasi lain yang berisi radius dan biaya panggilan serta pengumuman tabayyun/delegasi.

Lebih lanjut, Sekretaris Ditjen Badilag dalam paparannya mengatakan bahwa Ditjen Badilag terus menerus berinovasi untuk dapat menyasar seluruh lapisan masyarakat. “Website menjadi sarana vital yang dapat menyajikan informasi secara keseluruhan mengenai peradilan agama” ujar Arief. Beliau juga menambahkan bahwa dalam waktu dekat akan melakukan pembaruan sekaligus penyempurnaan pada fitur dan tampilan website seluruh unit yang berada dibawah Ditjen Badilag.

Hakim Agung FCFCOA, YM Suzy Christine menyampaikan apresiasi yang tinggi atas implementasi bidang IT yang diterapkan oleh Ditjen Badilag. “Penggunaan website dan media sosial yang optimal, dapat menjaring masyarakat secara masif” jelas Suzy. Senada dengan Suzy, YM Liz Boyle juga terkesan atas sejumlah inovasi yang dilakukan Ditjen Badilag. “Alangkah lebih baik apabila ditambahkan informasi berupa jangka waktu yang ditempuh oleh pihak apabila ingin berperkara di Pengadilan Agama” tambah Liz.

Setelah pemaparan materi oleh para narasumber terkait dengan Penyediaan Informasi Layanan Pengadilan yang Berorientasi Pengguna, acara dilanjutkan dengan penyampaian tanggapan dari para penanggap yang merupakan mitra kerja Ditjen Badilag; penanggap I dari  Yayasan Pekka (Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga); penanggap II  dari Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung; penanggap III  dari (Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA).

60.5

Pemberian Cindera Mata Ditjen Badilag - FCFCOA

Di penghujung acara webinar, Dirjen Badilag menyampaikan ucapan terima kasih kepada FCFCOA, AIPJ2 dan semua LSM mitra kerja dalam usaha memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat  atas kerjasama yang baik sehingga Ditjen Badilag dapat mencapai perkembangan dan kemajuan pesat seperti sekarang ini. Selanjutnya sebelum acara dialog ditutup, dilakukan pemberian cindera mata dari Ditjen Badilag kepada FCFCOA dan AIPJ2 dan dari pihak FCFCOA dan AIPJ2 kepada Ditjen Badilag. (PaBkn_eka)