Berdasarkan  Surat  Tugas  Direktur  Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Nomor  : 3008/DJA.3/ST/6/2022  tanggal 17  Juni 2022  Tim  Assesment  Observasi  Akreditasi Penjaminan Mutu    ( APM)  Ditjen Badilag  melakukan Observasi APM di Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru, Observasi dilaksanakan mulai tanggal 22 s/d 24 Juni 2022. yang diketua oleh Bapak Sutarno, S.I.P, M.M  ( Kasubdit  Bimbingan Dan Monitoring ), didampingi oleh Bapak Lilik Subagyo, S.Kom., M.H  ( Kasi Monitong dan Evaluasi )  dan Adhityas Pratama Staf Bimbingan I. Adapun tujuan dari Observasi ini dilaksanakan adalah untuk  mengukur konsistensi  penerapan Akreditasi  Penjaminan Mutu APM di Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru.

Setelah dilakukan Observasi selama  lebih kurang  2  (dua) hari pada tanggal  tanggal  24 Juni 2022 Pukul 13.30 Bertempat di ruang Aula Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru dilaksanakan ekspos  hasil observasi Implementasi APM  Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru.   Ekspos dihadiri  oleh Ketua , Wakil Ketua, Panitera, Sekretaris, Hakim Tinggi,  Pejabat Struktural/Fungsional  dan seluruh Pegawai Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru. Pelaksanaan Ekspos disampaikan langsung oleh Bapak Sutarno, S.IP., MM 

Dalam Eksposnya Beliau menyampaikan bahwa   ada 4 langkah sistem managemen  yang dikenal dengan  PDCA ( Rencanakan, Kerjakan, Cek dan Tindaklanjuti )  1. Planning/rencanakan  :  Merupakan tahapan yang dimulai dengan indentifikasi masalah misalnya  apakah perencanaan sudah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi/stakeholder, apakah SOP  sudah di sesuaikan dengan manajemen yang dibangun, apakah SDM sudah memadai, untuk memastikan plan itu berjalan  harus  ada  analisa terhadap pelaksanaan tugas dan menejemen resiko. 2.  Do/kerjakan  ;   Menjalankan hal-hal yang  sudah direncanakan ,  Do  adalah tentang apa yang dikerjakan dan Siapa yang mengerjakan , Tulis apa yang dikerjakan dan kerjakan apa yang ditulis. Misalnya melakukan semua pekerjaan yang sudah tertuang dalam renstra , rencana aksi  dan program kerja tahunan. 3. Check/memeriksa :  Dengan tahapan ini kita dapat  mengetahui dan mengukur keberhasilan dalam tugas  dengan melakukan monitoring secara berkala , monitoring  dapat dilakukan baik oleh HATIBINWASDA, HAWASDA, BAWAS ataupun BPK.         4. Act/tindaklanjut/tindakan  :  tahapan ini merupakan tindakan jika dari hasil cek/monitoring cukup memuaskan maka tim dapat mengembangkan, jika ada kekuarangan maka tim akan berupaya memperbaikinya. Jika PDCA  merupakan bentuk wujud dari APM  maka seharusnyalah dalam organisasi dikatakan berhasil apabila  :

  1. Perencanaan sudah disesuaikan dengan kebutuhan stakeholder
  2. Pelaksanaan Tugas telah sesuai dengan yang ditetapkan dalam perencanaan
  3. SOP menjadi standar dalam pelaksanaan tugas dan apakah sudah sesuai dengan manajemen yang dbangun, Dasar SOP harus update,   pola, proses maupun mekanismenya harus sesuai
  4. SKP sebagai pengukuran kinerja sudah berjalan sesuai ketentuan
  5. Hasil dari monitoring sudah dilakukan dan ditindaklanjuti
  6. Performance, kebersihan kantor, Meja PTSP, dan 5 R sudah diterapkan dengan baik

Dari hal-hal yang telah dipaparkan mulai dari sistem manajemen sampai pola kerja, bapak-bapak dan ibu-ibu  bisa menilai dan mengukur sendiri  bagaimana pelaksanaan tugas dan pola kerja Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru,apakah sudah sesuai atau belum tentunya penilaian ada pada Pengadiln Tinggi Agama Pekanbaru, kemudian Beliau menyampaikan ucapan terima kasih dan mohon pamit karena sudah selasai melaksanakan tugas  di Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru.

 Setelah pemamaparan dari Tim Badilag , Ekspos  dilanjutkan sambutan dari Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru dalam sambutannya beliau mengapresiasi bapak Sutarno, SIP, MM  yang telah memberikan ilmu yang sangat bermanfaat  serta pemaparan yang  bijaksana sekali, karena beliau sangat hati-hati sekali  manyampaikan eksposnya  walaupun kita tahu sebenarnya masih ada kekuarangan-kekurangan yaang harus sama-saam kita perbaiki dan ini menjadi  catatan kita bersama untuk diperbaiki dan ditindaklanjuti  dalam waktu yang tidak terlalu lama.

 Ketua juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada bapak Sutarno dan Tim  karena telah hadir dan berkunjung di Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru ini menjadi motifasi dan penyemangat bagi kami semua untuk menjadi lebih baik lagi  dan juga ucapan terima kasih karena sudah berkenan menjadi Narasumber pada kegiatan Bimtek  yang telah membagi ilimu yang sangat luar biasa dan permohonan maaf jika pelayan PTA.Pekanbaru tidak berkenaan dihati bapak-bapak tim badilag. Semoga  PTA Pekanbaru bisa mempertahankan nilainya. Diakhir sambutanya  Beliau tutup ekspos dengan menyampaikan pantun