Pangkalan Kerinci – Minggu, 13/03/2022

Kebanggaan tengah menyelimuti segenap warga Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag). Pasalnya, pada hari Ahad, 13 Maret 2022,  Badilag telah berhasil meluncurkan inovasi terbarunya yakni aplikasi SIMTEPA (Sistem Informasi Manajemen Tenaga Teknis Peradilan Agama) serta pemutakhiran aplikasi sebelumnya, Acces CCTV Online (ACO). Kegiatan yang dilaksanakan di Surabaya tersebut dihadiri langsung oleh para pimpinan Mahkamah Agung Republik Indonesia yaitu Ketua MA YM. Prof. Dr. Muhammad Syarifuddin,S.H.,M.H., Wakil Ketua MA Bidang Yudisial, Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial, Ketua Kamar Agama, Sekretaris MA serta diikuti oleh seluruh warga peradilan agama di seluruh Indonesia secara daring.

13032022 Luncur Aplikasi SIMTEPA dan ACO 1

    Dirjen Badilag  Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M,H dalam sambutannya pada kegiatan tersebut,  menyampaikan bahwa SIMTEPA bertujuan untuk memudahkan manajemen tenaga teknis di lingkungan Badilag karena aplikasi ini memiliki banyak fungsi dan keunggulan antara lain terintegrasi dengan SIKEP dan VISION,  Single Sign On dengan SIMARI, serta adanya notifikasi data dan Evaluasi.  Sedangkan ACO merupakan pengembangan aplikasi sebelumnya yang mana terdapat penambahan CCTV dari 5 titik menjadi 9 titik yang bertujuan memonitoring kinerja satker, disiplin pegawai, standar mutu pelayanan dan pengawasan agar terhindarnya aparatur dari praktik KKN, suap hingga pungli.

13032022 Luncur Aplikasi SIMTEPA dan ACO 2

Praktis, dengan adanya ACO tersebut, Mahkamah Agung melalui Badilag, berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Lembaga Yudikatif dengan Koneksi CCTV Daring Terbanyak) sebanyak 4000 titik kamera di seluruh Indonesia. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh YM. Prof. Dr. Muhammad Syarifuddin,SH dan diserahkan oleh direktur operasional dari MURI.

13032022 Luncur Aplikasi SIMTEPA dan ACO 3   
    Penghargaan ini sekaligus melengkapi torehan prestasi Badilag di Tahun 2021 dengan predikat WBK (104 Satker), WBBM (4 Satker termasuk Ditjen Badilag). Pada kesempatan tersebut, Ketua MA juga melakukan uji pantau CCTV online secara acak pada  pengadilan agama di seluruh Indonesia dan sangat mengapresiasi atas capaian-capaian Ditjen Badilag hingga saat ini. (WD)